*Sementara itu, di tempat yang sama Willybrodus Hanghuman, wartawan senior Harian Suara Pembaharuan* di Jakarta, menilai Anugerah Kebudayaan yang diterima Bupati Manggarai tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi pers daerah dalam menjaga kebudayaan.
“Anugerah ini adalah pengakuan atas kerja jurnalistik yang konsisten menjaga nilai-nilai budaya lokal. Pers Manggarai telah menunjukkan bahwa jurnalisme tidak hanya bicara soal peristiwa, tetapi juga tentang merawat identitas dan ingatan kolektif masyarakat,” ujar kakak kandung musisi nasional putra Manggarai, Ivan Nestroman ini.
Ia menambahkan, di tengah tekanan industri media dan derasnya arus informasi digital, pers daerah justru memiliki posisi strategis karena kedekatannya dengan realitas sosial dan budaya masyarakat.
“Pers daerah memiliki kekuatan dalam menjaga kedekatan dengan kehidupan masyarakat. Itulah yang membuat peran mereka tetap relevan dan penting,” katanya.
Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Provinsi Banten dihadiri oleh pejabat nasional, pimpinan lembaga pers, serta insan media dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum ini menjadi ruang refleksi bersama tentang peran pers dalam menjaga demokrasi, kebudayaan, dan pembangunan bangsa.
