Sepanjang 2025, lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di 12 provinsi telah menikmati sambungan listrik secara gratis.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan keadilan energi benar-benar terwujud. Akses listrik yang setara akan meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, serta membuka peluang usaha dan pendidikan bagi masyarakat prasejahtera,” tegas Darmawan.
Di sektor lingkungan, PLN menjalankan 53 program penghijauan di 41 lokasi unit PLN dengan total lebih dari 145 ribu pohon ditanam sepanjang 2025.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan untuk mendukung penyerapan karbon, konservasi tanah, serta tata kelola air.
![]()
Selain penghijauan, TJSL PLN juga membangun ratusan titik sumur bor, jaringan pipanisasi rumah tangga, septic tank, toren, unit MCK, serta biopori bagi 15.265 penerima manfaat di 18 lokasi di seluruh Indonesia guna meningkatkan kualitas sanitasi dan akses air bersih.
PLN terus memperkuat pemberdayaan ekonomi melalui Program Pembinaan Mitra dan UMK Naik Kelas yang dijalankan melalui 26 Rumah BUMN dan 8 UMK HUB di berbagai daerah.
Hingga kini, sebanyak 9.275 UMK telah terdaftar dalam Dashboard TJSL PLN Peduli melalui laman plnpeduli.id.
Berbagai pelatihan, sertifikasi, hingga partisipasi dalam expo dan pameran digelar untuk mendorong UMK naik kelas, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Tak hanya itu, PLN juga menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Selain memulihkan sistem kelistrikan, PLN turut menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.
“Pascabencana, PLN tidak hanya hadir untuk memulihkan listrik, tetapi juga menghadirkan harapan. Kami memastikan bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran, serta terus mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Inilah komitmen kami untuk selalu hadir bagi negeri,” tutup Darmawan.***
![]()
![]()
![]()
![]()
