Selain itu, Dia juga mengingatkan Kades terkait pengelolaan keuangan dan aset desa. Dia bersama Bupati Manggarai sudah berkomitmen untuk di bawah kepemimpinannya tidak ada kepala desa yang masuk penjara.
“Uang itu penting, tapi harus diingat bahwa uang bukan segalanya. Tuntutan untuk kita adalah pertanggung jawaban keuangan desa, itu uang negara. Baik secara fisik maupun administrasi. Itu juga salah satu alasan kegiatan ini kita lakukan, untuk mengingatkan kita semua” katanya.
Sebab itu, Ia meminta kepada para Kepala Desa untuk berdiskusi dengan orang yang berpengalaman atau paham tentang pengelolaan keuangan desa yang baik.
“Pesan untuk pengelolaan desa, ikuti betul petunjuk atau aturan yang ada. Kepala desa harus membangun hubungan baik dengan masyarakat. Memastikan kita itu hebat. Supaya dicintai dan dikenang sebagai pemimpin yang menyenangkan siapa saja” tutup Wabup Heri.
Untuk diketahui, kegiatan ini digelar sejak 2 sampai 4 Februari 2022. Bimtek ini merupakan kerja sama pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Yayasan Plan Internasional, JPIC, IOM, USAID Momentum, Wahana Visi Indonesia, TP PKK Kabupaten Manggarai, Bank NTT, Bank Mandiri dan Program Kotaku.
![]()
Turut hadir dalam kegiatan ini yakni Para Staf Ahli Bupati Manggarai, Para Asisten Setda, dan Pimpinan Perangkat Daerah.
![]()
![]()
![]()
![]()
